Cetak 

SUNAN KUDUS

Pewaris Ulama Cina The Ling Sing

Di sebuah daerah yang subur antara sungai Tanggulangan di sebelah barat dan sungai Juwana di sebelah timur, muncul seorang ulama dari negeri Tiongkok, namanya The Ling Sing. Di samping ahli agama, ia juga seorang tukang ukir yang pandai. Ilmu pahat memahat itu dipelajarinya dari seorang suhu di tanah leluhur yang sudah masuk Islam, yaitu Sun Ging.

Oleh masyarakat Jawa kala itu, The Ling Sing mendapat panggilan akrab

Kiai Telingsing. Dan karena seni ukirnya mengikuti aliran yang diwariskan oleh Sun Gung, maka pekerjaan itu disebut “ nyungging” dan desa yang penduduknya menekuni seni itu diberi nama Sunggingan.

 

Begitulah, dengan ketelatenannya selaku ahli agama dan ahli ukir, Kiai Telingsing berhasil mengislamkan sebagian penduduk yang tadinya belum beragama. Perjuangan ulama  Tiongkok itu mendapat perhatian para wali di Demak yang terletak tidak seberapa jauh dari daerah itu. Mereka sedang berembuk dan mencari-cari siapa kira-kira yang tepat untuk mengemban tugas berat tersebut, mengingat  sebagian besar masyarakat masih memeluk agama Hindu dan Budha disamping kepercayaan nenek moyang.

Di Jipang Panolan yang terletak di sebelah utara kota Blora telah lahir seorang bayi mungil. Bayi itu ialah putra Raden Usman Haji yang bergeral Sunan Ngudung atau cucu Maulana Ibrahim Asmarakandi, seorang saudagar Muslim yang datang dari negeri Samarkand di wilayah Uzbekistan. Kabarnya bila ditelusuri silsilahnya akan sampai pada Rasulullah SAW dari jalur Sayidina Husein bin Ali bin Abi Thalib.

Orok merah, yang konon waktu lahir memancarkan cahaya kemilau dari sepasang matanya, oleh ayahnya diberi nama  Jakfar Shadiq.

Jakfar Shadiq

Semakin bertambah dewasa, Jakfar  Shadiq semakin tampak perkasa dan bijaksana. Ia telah digembleng menjadi ahli agama yang jempolan oleh ayahnya sendiri.  Oleh karena itu, ketika ia belajar agama kepada ulama  dari Tiongkok yang bermukim di wilayah Tanggulangan itu, langsung saja ia dipercaya sebagai badal atau wakilnya. Bahkan ulama tersebut, Kiai Telingsing dapat melihat melalui kearifannya bahwa Jakfar Shadiq kelak bakal jadi orang besar. Oleh karena itu, ia tidak ragu-ragu menyerahkan tugas berdakwah di daerahnya kepada Jakfar Shadiq.

Bersama para wali lainnya Jakfar Shadiq ikut merintis berdirinya Kerajaan Demak dibawah pimpinan Sultan Alam Akbar Al Fattah yang lebih dikenal dengan sebutan Raden Patah.

* Arman Arroisi” Sunan Kudus Pewaris Ulama Cina  oleh Ling Sing, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung