Cetak 

PITI YOGYAKARTA SELAYANG PANDANG

 

Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Yogyakarta terbentuk pada 20 September 1970. Pengurus pertama PITI Yogyakarta dilantik langsung oleh Ketua DPP PITI Pusat, H. Abdul Karim Oei. Hadir pula saat itu Menteri Sosial H. MS. Mintarja, S.H. dan Rois Angkatan Darat, Brigjen Mukhlas Rowi. Pembentukan maupun perkembangan PITI Yogyakarta berlangsung dengan dukungan dari tokoh-tokoh Muhammadiyah maupun Nahdatul Ulama, khususnya yang tergabung dalam PDHI (Persaudaraan Jamaah haji Indonesia).

Adapun sebagai lembaga dakwah nasional, PITI telah berdiri di Jakarta pada 14 April 1961. Hasil penyatuan Persatuan Islam Tionghoa (PIT) di Medan dan Persatuan Muslim Tionghoa (PMT) di Bengkulu ini tidak lepas dari H. Abdul Karim Oei Tjeng Hien, H. Abdusomad Yap A Siong dan Kho Goan Tjin, yakni sebagian dari tokoh pendirinya.

Pada tanggal 15 Desember 1972, seesuai dengan kebijakan Pemerintah yang bersifat asimilasionis, kepanjangan PITI diubah menjadi Pembina Iman Tauhid Islam. Namun dengan keleluasaan yang  diberikan oleh Pemerintah Orde Reformasi, Muktamar di Pontianak 20 Mei 2000 menetapkan dikembalikannya kepanjangan PITI menjadi Persatuan Islam Tionghoa Indonesia.

Kembali mengenai PITI DIY, jabatan Ketua Umum telah diemban oleh beberapa orang:
Ketua Umum Pertama (1970-1978)    H. Nur Iksan Budi Santoso (Kwik Sing Djwan)
Ketua Umum Kedua (1978-1979)    Muh. Hudi (The Dian Ie)
Ketua Umum Ketiga    (1979-1984)    Drs. H.Ahmad Susanto (Tan Heng Liang)
Ketua Umum Keempat (1984-2003)    H. Budy Setyagraha (Huang Ren Chong)
Ketua Umum Kelima (2003-2012)    Hj. Raehana Fatimah (Lie Sioe Fen)
Ketua Umum Keenam (2013-2014)    H. Anggoro
Ketua Umum Ketujuh (2014-2017)    Hj. Raehana Fatimah (Lie Sioe Fen)

Sejumlah kegiatan PITI DIY, antara lain:

  1. Pembinaan warga, khususnya pengajian bulanan dan kunjungan silaturahmi.
  2. Kerjasama dengan pemerintah khususnya Departemen Agama dan pemerintah kota Yogyakarta, maupun organisasi-organisasi Islam
  3. Kerjasama dengan organisasi komunitas Tionghoa di DIY
  4. Kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi, seperti mengadakan seminar tentang perayaan imlek, bedah buku, dsb.
  5. Bakti sosial pada peringatan hari besar Islam dan tanggap bencana, antara lain gempa bumi tahun 2006 dan erupsi Merapi 2010.

Pengurus harian PITI DIY (2013-2017):

Ketua Umum : Hj. Raehana Fatimah (Lie Sioe Fen)
Wakil Ketua : Prof(riset). Dr. H. Mochamad Salman Suprawhardana
Sekretaris Umum : Handoko
Wakil Sekretaris : Grace Lestariana Wonoadi, SIP., M.Si.
Bendahara Umum : Rina Jumat
Wakil Bendahara : Sri Hartati
Pengelola web PITI : 1.  Prof. Dr. H. M. Salman Suprawhardana
    2. Drs. H. Ma’ruf Siregar
    3. Sukamto, S.T, M.T.